Wednesday, December 16, 2009

Bidadari Rakus

Terpukau pada ekpresimu o ku terpana
Kau buat ku terjatuh pada impresi pertama
Aku ingin kepakan sayapku
Terbang mencari jawaban di pijaran matamu
Yang berbinar indah dibalut senyum

Tetapi aku tak sanggup
Hati ini berteriak ragu
Jagankan terbang tinggi menyapa langitmu
Berdiri tegak dengan dua kaki saja aku rapuh

Dasar kamu bidadari rakus
Kau renggut semua waktuku
Tak peduli seberapa keras ku mencoba
Kau selalu mengisiku dengan harapan-harapan semu
Sudah usir saja aku dari negeri mimpi mu

Biarkan aku mengerem keras diatas sepeda motorku
Biarkan ku kenakan lagi kerah kotorku
Kau berikan cita dan cinta
Yang kau disusupi dengan lintah
Bertambah panjanglah derita

Sunday, December 6, 2009

Puding Crispy



Bingung untuk memilih suguhan yang tepat manakala harus menyugughi tamu di hari raya yang akan datang? atau bosan dengan kudapan yang selalu sama?

Well,jika beberapa minggu lalu saya menyarankan Pie Puding maka kali ini belum berlalu jauh dari puding-pudingan. Puding Crispy, ya itulah nama yang saya berikan kepada kue ini, karena saya juga belum tau namanya yang sebenarnya:). Puding ini mungkin bisa menjadi solusi alternatif bagi anda.

Saya pribadi-yang di kamus makanan saya cuma ada kata enak dan enak sekali-, langsung jatuh cinta dengan panganan ini ketika pandangan saya menyerempetnya. Apalagi ketika lidah saya men-test drivenya, wew...sentuhan coklat dan keju yang dibalut dengan dingin empuknya langsung memaksa syarif eh syaraf yang ada di otak untuk bilang...INI ENAK BANGET. Biskuit Crispy yang menjadi sumber rasa kejunya maklumnya adalah biskuit yang sudah cukup akrab di ranah visual, taste dan rungu kita. Apalagi jika dipadu padankan dengan agar-agar coklat. Saya tidak bisa membantah pernyattan saya yang diatas tadi dech.

Emang bahannya apa sih? kok saya bisa angkat jempol untuknya? Menurut yang menyerahterimakan kue ini ke saya, materialnya adalah Coklat bubuk, Susu coklat, Santan kelapa, biskuit Crispy serta agar-agar. Simple dan mudah benget untuk dipeeroleh kan? Nah, Untuk anda yang tertarik untuk membuatnya, silahkan mengira-ngira takarannya sendiri. Itu adalah PR untuk anda hehehe. Silahkan bermain-main dengan sumber daya kreativitas anda. Setidaknya idenya dan bahan-bahannya sudah saya gelontorkan. Sekarang tinggal tindak lanjutnya dari anda untuk merealisasikannya ke meja hidangan. supaya apa? Supaya hati anda tenang hati tamu anda senang.

udah ah...mo bobok siang dulu..siapa tau saya bisa memimpikan ide-ide yang lainnya untuk anda.

C U

Heal the World

Friday, November 20, 2009

Benu Pool At My Birthday


Hari selasa yang lalu (17/11) yang kebetulan bertepatan dengan hari Ulang Tahun saya menjadi terasa jauh lebih special karena bisa melewatinya bersama keluarga tercinta. Hari ini menjadi jauh lebih special karena kami menghabiskan sisanya berendam di kolam Benu.

Setelah menyelesaikan semua pekerjaan, beristirahat sejenak, dan menyiapkan bekal, kami pun bergegas pergi.Dengan harapan hari yang panas ini bisa di akhiri dengan ngadem ria di dalam kolam. Konvoi yang hanya dua kendaraan ini berjalan beriringan seolah menantang sang mentari di ufuk barat sana. sungguh menyilaukan memang. Namun, cahaya silau itu bukan halangan buat hari relax gue-batinku menyergah.

Jalan aspal yang berlubang telah kami lalui. Setelah sekitar 30 menit perjalanan, kami pun tiba di tempat yang mengaliri air yang ada di kran-kran rumah-rumah penduduk Takari. lokasi ini memang kontras dengan daerah sekitarnya yang tandus. Kolam ini juga hanaya di manfaatan warga seperlunya saja, seperti mencuci dan air minum. Setibanya di sana, kami terhalang oleh sebatang pohon tumbang. Untungnya pohon tumbang tersebut tidak menghalangi seluruh badan jalan, seingga kami masih memiliki celah untuk melaluinya.Hmmm setelah sekian lama tahun ternyata kolam ini belum jauh berbeda. Kecuali pagar kawar berdurinya yang sudah mulai ambruk, tembok kolamnya yang mengkin di bangun sejak tahun 1960an masih kokoh menampung air.

Semua barang bawaan di gelar, makanan, segelintir cucian, serta peralatan mandi diletakan di pinggir kolam. Seperti biasa, hal yang sering kami lakukan dari semasa kecil kami. Ketika tiba di kolam adalah melepas baju dan langsung melompat kedalam kolam tanpa tedeng aling-aling. Byuurrr...badan gendut kedua saudara saya seakan meluapkan seluruh isi kolam keluar melewati tembok pembatasnya. Mereka seakan berkata " kamilah batas kesenangan kami".

Saya sendiri sedang asyik mencicipi sate yang masih berada di mobil dan sebotol teh dingin. Oh no, keasyikan masih terus berlanjut. Setelah sekian lama tahun tidak menampakan diri, sore itu para monyet kembali bergelantungan di dahan pepohonan yang rimbn disekitar kolam. he he lucu juga melihat tingkah mereka. Saya berupaya untuk "menangkap" gambar mereka namun, sepertinya kamera pocket saya bukanlah saingan mereka walaupun saya sudah berupaya mendekat. Ada yang mencuri pisang dari kebun warga. Ada yang menggendong bayinya. adapula yang denagn lincahnya menari-nari dari dahan yang satu ke dahan yang lainnya. Mereka seakan melupakan sejenak masalah hidup mereka. Dimana hutan tempat tinggal mereka habis dibabat buat memenuhi syahwat manusia. Ah sudahlah, melihat mereka masih ada di sekitar kolam saja sudah merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi saya. Semoga mereka tidak diburu lagi sehingga daya tarik yang mestinya mahal dan dapat di manfaatkan berulang-ulang ini musnah oleh ketamakan manusia.

Sudah saatnya saya kembali ke tujuan awal. Sandal dilepas, kaos yang dari tadi setia melekat di badan saya cantelkan saja di pagar berduri kolam ini dan....byuuur saya pun bergabung dengan my bros. Sentuhan air jernih yang dingin di kulit sekan mengajak saya untuk jangan pernah baerhenti bergerak. Semua gaya renang saya keluarkan di kolam yang hanya sedalam pinggang orang dewasa ini. Tidak lupa juga lomba guyur-guyuran air dengan menggunakan tangan...wah ternyata ibunda saya ini belum kehilangan "touchnya" di lomba yang satu ini. Maklum, Ibu saya grew up di daerah sungai (Noelmina) jadi,mengenai masalah yang satu ini mama memang jagonya dech...


Capek dengan gerakan? tenang. Layaknya balapan F1 yang bisa masuk pit untuk service, makanan (Nasi kuning, sate, Mi hun, ayam goreng dan sambal tomat) sudah menunggu di tepi.Just pick your spot and have fun with your plate. Perut diservice sambil menyaksikan ikan-ikan kecil menyantap makanan yang kami berikan. mmm yummy...eit ternayata keluarga ikan ini merasa kurang cukup sama makannanya sehingga ketika kami menjejalkan kaki kami kembali ke dalam kolam, kaki kami ikut di kerubuti...mmm ternyata ini rasanya terapi ikan yang sekarang lagi ngetren di kota-kota besar.

Wah, tak terasa waktu selalu berjalan begitu cepat ketika fun sedang dinikmati...sudah saatnya beres-beres dan bergegas pulang.hari mulai beranjak gelap. Wah thank God untuk moment asyik ini...ini moment yang jarang skali datang..karena itu, saya harus bersyukur karena bisa melewati hari ini dengan bahagia. Thank you Lord.



Heal The World :)

Wednesday, November 18, 2009

Cross Country On A Hectic Monday


Ditengah hectic day yang bersuhu tinggi hari Senin lalu (9/11), ditambah dengan padamnya listrik maka gak heran kalau kesumpekan merupakan sahabat terdekat saat itu. Dari pada bengong dan berujung kesambet, saya mulai mem-browsing otak saya mencari cara mengusir "sahabat" saya itu. Sebenarnya jalan- jalan cuci mata ke mall bisa merupakan pilihan yang bahenol, karena bisa ngademin tubuh sekaligus ngademin mata hehehe. Tapi sayang saya berada di tempat yang salah, gak ada mall disini huh :( lagian belanja konsumsi bukan gaya hidup saya.

Splash....!! Ide ini datang ketika saya sedang membasuh wajah di wastafel depan kamar mandi. Suatu aktivitas yang sehat tapi ngademin. aha ini dia..! Cross country ke air terjun. Enggak pake malas, saya langsung menyambar kaca mata renang, MP3 player, Topi beserta kunci mobil. Bruumm. saya melakju ke lokasi yang berjarak sekitar 10 Km dari rumah saya (Takari).

Sebenarnya beberapa bulan lalu tempat ini sudah pernah saya kunjungi. Namun, itu bersama keluarga saya. sendiran sambil cross country? ini baru seru.

+-10 menit kemudian saya sudah berada di tepi jalan menuju jalan masuk air terjuan. Mobil diparkir di bawah pohon Kusambi, pintu-pintu dikunci, kedua kuping disumbat dengan headset, saya mulai berlari menuruni lembah, melalui jalan setapak, melewati sungai kecil di mana seekor gagak bertengger diatas dahan pohon, mendaki satu tanjakan tinggi, hamparan pohon dan bambu, ngos-ngosan dan akhirnya berhenti berlari karena ternyata gunung ini terlalu tinggi untuk saya taklukan. Satu lagi turunan terjal maka tibalah saya di tempat favorit saya. Hmmmm seluruh dunia tiba-tiba serasa berubah menjadi taman Eden. Kelembapan udara tropis berubah menjadi sejuknya prairie di Scotland (sssttt ini salah satu negara tujuan impian saya lho...ada yang mau mensponsori? hehehe).

Jauh dari deru mobil dan asap knalpot, saya langsung melepas kaos serta merta mengenakan Kaca mata renang, lalu, Byurrrrrr...hactic Monday terasa tak ada apa-apanya disini. Rasa penat dan sumuk dalam dekejap tertendang pantatnya. Renang gratis paling puas yang pernah saya alami. Seakan tidak puas dengan air terjun yang ada di bawah, saya ingin menjajal air terjun yang ada diatas air terjun ini namun sayang, saya menemukan dead end (jalan buntu). Seharusnya ada jalan keatasnya. Namun, hari keburu sore, stime to go home.

So, saya mengambil bekas kantong plastik yang dibuang orang, memasukan HP,MP3 player dan kunci mobil, dan begegas pergi. Tak lupa saya sempatkan diri untuk menengoknya sekali lagi sebelum benar-banar beranjak.

Overall, ini tampat asyik punya. merupakam tempat berkunjung yang ada di list A saya. Namun saperti filisofi ying-yang ada putih ada hitam. Ditengah keindahan air terjun ini ada juga tangan-tangan jahil yang mencoret-coret dinding Air terjun, mengukir nama mereka di batang pohon dengan melukai kulit pohon, membuang sampah plastik bekas kemasan minuman dan makanan dengan sembarangan serta mencorat-coret fasilitas lopo serta WC umumnya...sungguh perbuatan yang tidak bertanggung jawab :(

Well somoga warisan alam ini bisa kita jaga bersama sehingga bisa dinikmati lebih lama.

Bagi anda yang ingin malancong ke tempat ini namun bingung mencarinya, anda bisa menghubungi saya di 08121576030..saya bersedia menjadi penunjuk jalan untuk anda :) (saya nggak bilang gratis lho hihihih)

Okey, sekian dulu, teruslah menjaga lingkungan anda agar kelak dapat menjadi warisan tak ternilai buat keturunan anda bukan hanya sebuah cerita legenda air terjun.

Heal The World :)

Monday, May 25, 2009

Papan Iklan Jembatan Waru Terbakar

Kemarin sore, 24/05/09, sekitar pikul 17, saya melintas di jalan waru dengan kecepatan lumayan tinggi karena waktu itu saya hampir terlambat untuk bertemu dengan seseorang. Ketika mendekati jembatan saya agak terperangah. Tidak biasanya polisi memarkirkan sepeda motornya menutupi jalan masuk jembatan. Apalagi ini bukan motor patroli. Saya baru sadar ketika jalan yang melewati kolong jembatan begitu macetnya. saya sempat berpikir, ah jangan-jangan ada kecelakaan lalulintas,kampanye presiden atau mungkin para bonek sedang berulah. Ternyata dugaan saya salah, sesampai di sebrang jembatan saya melihat banyak orang yang menatap ke papan iklan di atas jembatan. Ternyata papan iklan biasanya memuat iklan tentang sinetron baru produksi suatu Production House tertentu sedang terbakar.

Gambar di atas merupakan hasil jepretan Handphone saya...maaf jika gambarnya kurang jelas karena saya memotret dalam keadaan sangat terburu-buru waktu itu.

Di situ bisa dilihat jika api mulai membakar bagian atasnya. Dugaan saya, mngkin terjadi arus pendek pada noen box diatas papan iklan tersebut. Well semoga tidak ada korban yang harus menderita dari peristiwa ini.

saya pun melanjutkan perjalanan saya menemui seseorang.

Thursday, May 14, 2009

And You Thought Only Chinese Were Poor In English?... (II)

13. In a Tokyo Bar: "SPECIAL COCKTAILS FOR THE LADIES WITH NUTS."

14. Hotel, Yugoslavia: "THE FLATTENING OF UNDERWEAR WITH PLEASURE IS THE JOB OF THE CHAMBERMAID."

15. Hotel Japan:YOU ARE INVITED TO TAKE ADVANTAGE OF THE CHAMBERMAID."

16. In the lobby of Moscow hotel across from a Russian Orthodox monastery: "YOU ARE WELCOME TO VISIT THE CEMETERY WHERE FAMOUS RUSSIAN AND SOVIET COMPOSERS, ARTISTS, AND WRITERS ARE BURIED DAILY EXCEPT THURSDAY."

17. A sign in Germany's Black Forrest: "IT IS STRICTLY FORBIDDEN ON OUR BLACK FOREST CAMPING SITE THAT PEOPLE OF DIFFERENT SEX, FOR INSTANCE, MEN AND WOMEN LIVE TOGETHER IN ONE TENT UNLESS THEY ARE MARRIED WITH EACH OTHER FOR THIS PURPOSE."

18. Hotel Zurich: " BECAUSE OF THE IMPROPRIETY OF ENTERTAINING GUESTS OF THE OPPOSITE SEX IN THE BEDROOM, IT IS SUGGESTED THAT THE LOBBY BE USED FOR THESE PURPOSE."

19. Advertisement for donkey rides, Thailand: "WOULD YOU LIKE TO RIDE ON YOUR OWN ASS?"

20. The box of a clockwork toy made in Hong Kong: "GUARANTEED TO WORK THROUGHOUT ITS USEFUL LIFE."

21. In a Swiss mountain inn:"SPECIAL TODAY-NO ICE-CREAM."

22. Airline ticket office, Copenhagen: "WE TAKE YOUR BAGS AND SEND THEM IN ALL DIRECTIONS."

23. A laundry in Rome: "LADIES, LEAVE YOUR CLOTHES HERE AND SPEND THE AFTERNOON HAVING A GOOD TIME."

Wednesday, April 29, 2009

Mata Uang Mentos

Berbelanja di toko-toko swalayan memang mengasyikan. Kita bisa memilih sendiri, mangambil sendiri, bahkan mencicipi barang yang akan kita beli sebelum membayarnya. Selain itu, kelengkapan, kebersihan, keamanan dan kenyamanan juga seringkali merupakan alasan kita untuk berbelanja di swalayan. Apa lagi, belakangan ini banyak bermunculan toko-toko swalayan waralaba yang semakin dekat dengan jangkauan langkah kita dari tempat kita tinggal.

Ironisnya, di tengah semua kelebihan yang dimiliki toko swalayan, ada satu hal kecil yang seringkali mengganggu ketentraman hati kita. Kira–kira apakah hal kecil itu? Jawabannya mungkin berbeda, Ada yang bilang senyuman pramuniaganya, ada yang bilang parkiran swalayannya, muka pramuniaganya jelek, tempat sampah swalayannya tidak tersedia dan lain sebagainya. Namun bagi saya dan mungkin beberapa dari anda, ketidak-tentraman kecil itu bisa berupa kembalian receh koin yang senantiasa ditukar dengan permen. Nilainya memang tidak seberapa tapi rasanya bagaikan dilecehkan atau diperkosa oleh para pramuniaga swalayan tempat kita berbelanja. Emangnya disini anak-anak yang selalu berkata "ya" pada preman eh permen?hehehe



Oke lah kalau kejadian ini hanya berlangsung kadang kala. Tapi kalau setiap kali kita berbelanja di tempat yang sama dan kembalian yang kita terima seharusnya koin, malah lagi-lagi dikasih permen, ya lama-lama dongkol juga. Saudara saya , Jimmy yang tinggal di daerah Manyar Kertoadi pernah bersitegang dengan pramuniaga swalayan di kompleks perumahannya. Masalahnya sama, kembaliannya dia sejumlah Rp. 300 berupa permen, Dengan nada kesal dia pun memprotes, “Mbak, dari pada aq dikasih permen mending dikasih shampoo po’o mbak?” “tapi Shampoo 500 mas” “yo wes tak tambai 200 ketimbang dilecehkan koyok ngene mbak. Mosok telungatus diijoli permen mbak?”. Akhirnya dia pulang dengan membawa shampoo yang lebih berguna karena bisa dipakai keramas. See? Dengan mendapatkan kembalian uang, kita masih dapat menggunakannya untuk berbelanja yang lain. Tapi kalo dengan permen kita cuma ada dua pilihan. Kalau tidak dimakan ya dibagikan ke orang lain.

Sebernarnya trik seperti ini sudah ada sejak lama. Orang tua saya juga memiliki toko kelontong dan kadang-kala ketika uang receh sedang langka, trik ini dipakai juga. Ini sebenarnya bukan mengganti uang receh dengan permen tetapi memaksa pelanggan agar mau mambeli permen dengan cara yang lebih halus. Jadi, end up nya kita mendapatkan double untung. Dari belanjaan sebelumnya dan dari penjualan permen itu sendiri. Padahal, Kalo memang niat berniaga yah tukarlah receh, bukannya menimpakan beban kepada konsumen.

Pernah terlintas pikiran iseng dibenak saya untuk mengumpulkan permen yg banyak. Dan ketika permen itu sudah mencapai jumlah yang cukup, saya akan mencoba menggunakan permen sebagai alat pembayaran untuk menggantikan uang. Mmm kira-kira gimana yah tanggapan mereka? Saya tidak bisa disalahkan donk. Karena yang menciptakan mata uang permen kan mereka?ya gak? Ide ini sebenarnya saya dapatkan dari sebuah film nasional. Kalau tidak salah film itu adalah Ada Apa Dengan Cinta (Dian Sastro). Disitu diceritakan tokoh cewek yang sedang kesal ini dibuat tambah kesal lagi dengan kembalian perman ini. Si tokoh cewek ini akhirnya terlibat argument dengan si kasir toko.

Saya salut dengan toko/warung konvensional. Karena ditengah gempuran peritail-peritail waralaba, mereka masih mampu melayani dengan baik. Salah satunya dengan senantiasa menyediakan uang receh. Semoga peritail swalayan mau berbenah agar tulisan ini menjadi tulisan terakhir mengenai isu ini. Bukan menjadi induk dari lahirnya tulisan-tulisan sejenis lainnya.

Monday, April 27, 2009

Nonton Bareng F1 Bawa Pulang Barang

Memiliki hobi nonton balapan seperti F1 memang memiliki keasikan tersendiri. Terutama jika kita berdomisili di Surabaya. Karena kita senantiasa bisa dimanjakan dengan adanya komunitas F1 mania Surabaya yang dibekingi oleh berbagai perusahaan besar. Selain bisa menyaksikan secara gratis dan beramai-ramai dengan layar yang besar dan minuman gratis, kita juga berkesempatan berkenalan dengan atau at least bertatap muka secara langsung dengan orang-orang top di Surabaya yang ternyata juga F1 mania. Seperti halnya hari minggu kemarin, saya berkesempatan untuk duduk berdekatan dengan Mr. Dean dari konsulat AS, Asrul Ananda dari Jawa Pos, Wawali Kota Surabaya, dan para Pejabat dari Telkom. Orang-orang yang bisanya hanya bisa ditemui di layar kaca atau di media cetak.

kembali ke masalah bawa membawa pulan, Jika beberapa minggu yang lalu di GP malaysia saya beruntung mendapatkan seabrek souvenir untuk dibawa pulang, dan di GP Shanghai lalu saya tidak mendapatkan apa-apa, maka saya harus mensyukuri minggu ini (GP Bahrain). Saya berhasil menyabet door prize berupa satu unit HP ZTE-Flexi.



Hmmm lumayan bukan?
HP ini harga barunya sekitar Rp 280.000. Di bagian belakangnya terdapat tulisan F1 mania Surabaya.



Thank You F1 mania Surabaya, Telkom Flexi dan juga Sheraton Hotel atas terselenggaranya event ini.

Maju terus dan ramai terus

Saturday, April 18, 2009

Ternyata Es Lidah Buaya Itu Wenak Rasanya Dasyat Khasiatnya

Pada tanggal 11/03/09 lalu, selepas mengantar ibu saya untuk medical Check up di Jl. Kartini, kami mampir untuk menikmati hidangan siang di Pujasera Kartika, Jl. Diponegoro-Surabaya.
seperti biasanya, ketika berada di suatu tempat makan yang baru, saya akan memesan hidangan yang belum pernah saya liat atau cicipi sebelumnya.

Namun, siang itu pada daftar menu Pujasera itu tidak ada makanan yang asing bagi saya. Oleh karena itu sebagai kompensasinya, saya memesan minuman yang asing bagi saya. Es Lidah Buaya. Jadilah minuman itu bersanding dengan Gudeg pesanan saya. Saya memesan gudeg karena saya ingin tahu bagaimana rasa makanan khas Jogja itu di Pujasera yang ada di Surabaya ini. Di samping itu, saya kangen dengan rasa gudeg setelah sekian lama pindah dari Jogja, jarang sekalisaya menikmati hidangan itu. Gudeg andalan saya di Jogja adalah gudeg batas kota. lokasinya dekat dengan kos-kosan saya. Rasa, porsi dan harganyanya pun memang gue banget.

Ibu saya paham betul hobi saya mencicipi makanan yang "aneh2" bagi mereka. setalah mencicipi gudeg yang rasanya biasa saja, kini saatnya menikmati es Lidah buaya. Ini adalah pengalaman pertama saya dalam mencicipi Es lidah buaya. Membayangkan tanaman yang lebih terkenal untuk bahan shampo ini saja saya sudah merasa ganjil. Apalagi pinggirannya yang berduri-duri itu. Meskipun sebelumnya saya pernah dengar tentang pengolahan makanan ini. Akan tetapi, jika dilihat dari penampilannya, menggoda juga. Airnya saya sruput melalui sedotan srrruuut wah manis-manis adem. Kemudian daging Lidah buaya itu saya cicipi hmmm… mau tahu rasanya disiang bolong yang panas itu? Ternyata Deliciouso, Nikmat banget. Bentuknya yang berwarna putih dan berserat itu mirip dengan buah rambutan atau lichy namun ia lebih tipis, lebih lembut dan adem dilidah. Sungguh suatu perpaduan yang sempurna jika ditambah dengan es batu seperti di gambar ini.




Saya tahu bahwa lidah buaya atau Aloe vera ini selain nikmat juga berkhasiat. Tapi buat saya what matters waktu itu adalah rasanya, khasiatnya nanti dulu. Sesampai di rumah baru iseng-iseng saya mengoogle khasiatnya. Menurut Dra Erlin Nurtiyani MSi, peneliti dan dosen dari FMIPA Universitas Indonesia, di dalam daging Aloe Vera terdapat 200 kandungan berbeda yang sangat berguna bagi manusia. Erlin menyebutkan, manfaat lidah buaya sudah dibuktikan sejak empat ribu tahun lampau. Konon, Ratu Cleopatra dan Raja Aleksander Agung pun sering mengonsumsi minuman lidah buaya.

Erlin menambahkan, hasil penelitian menunjukkan, setiap 50 gram daging lidah buaya yang terdapat di dalam kemasan Kavera mengandung 150 mg MPS. MPS memiliki aneka kegunaan bagi manusia, antara lain menghaluskan kulit, mencegah kerontokan rambut, mengatasi susah buang air besar, melancarkan saluran pencernaan, meringankan wasir, mencegah panas dalam, dan meredakan batuk rejan. "Kavera juga bermanfaat untuk membantu kelancaran haid, membantu penyembuhan kanker, mengurangi gejala penyakit jantung, dan mencegah komplikasi pada penderita diabetes dan kolesterol," paparnya. Sumber : Republika (25 April 2005). (http://www.haki.lipi.go.id/utama.cgi?cetakfenomena&1116912124)

Wah ternyata luar biasa banyak banget yah manfaat dari Lidah buaya itu? Saking banyaknya sampai saya jadi susah mengingatnya. Tapi satu hal yang pasti, ini akan menjadi minuman wajib saya. Karena rasanya dapat, khasiatnya dapat, harganya juga normal kok.

So, bagi anda yang belum pernah mencobanya, atau mungkin masih merasa jijik ketika membayangkan lidah buaya, gak usah dibayangkan tapi es lidah buaya itu patutnya dinikmati. Selamat mencoba.


Friday, April 17, 2009

Pelajaran Dari Susan Boyle: "Cahaya Impian Tak Pernah Pudar Selama Kita Masih Mau Mencari&Menggapainya"

Pagi ini, ketika saya membuka Jawa Pos, selain berita-berita politik rangkul-merangkul dan naik-turunnya ekonomi dunia, ada satu berita yang cukup menarik perhatian saya. Berita tentang seorang wanita dari desa terpencil yang berparas, berpostur, dan berusia jauh dari "standar" seorang idola televisi mampu memukau seorang Simon Cowell di sebuah ajang pencarian bakat di Inggris.

Setelah membaca berita tersebut saya berpikir, ah paling juga sama saja dengan moment-moment di ajang pencarian bakat sebelumnya seperti halnya American Idol. Sayapun melipat koran dan memulai aktivitas sebagaimana biasanya.

Malam ini, sehabis mengecek email, berita itu ada lagi di yahoo. Dan ternyata bukan hanya di yahoo, bahkan CNN, berbagai surat kabar di Inggris, Australia dan New York mengulas berita tentang wanita yang satu ini. Bahkan menurut yahoo.id, ia diberitakan secara khusus oleh The Washington Post dan dibahas dengan lebih mendetail. Mmmm jadi penasaran saya, kayak apa sih pertunjukannya?. Sayapun masuk ke You Tube untuk memuaskan rasa penasaran saya. oh ya, sekedar informasi, pagi tadi ketika saya membaca Jawa Pos, Jumlah pengunjung klip ini "baru" ssebanyak 14 juta pengunjung. Malam ini ketika saya mengetik notes ini pengunjungnya sudah mencapai 18 jutaan.

Apa yang saya saksikan memang luar biasa penampilannya, sederhana lugu dan bisa dibilang sudah berumur (47), namun dengan suaranya, ia mampu memukau semua orang yang hadir di dalam ruangan itu. Saya sampai me-replay klip itu sebanyak 3 kali. Simon yang semula bertanya dengan acuh tak acuh akhirnya dibuat tercengang hampir tak berkedip. Hadirin yang semula menertawakan dia dan memandang sebelah mata, pada akhir performancenya mereka berdiri memberikan standing ovation, bahkan tidak sedikit yang menitikkan air mata mereka.

Dari klip ini saya belajar dua hal. Satu, bahwa apa yang dikatakan Prof.DR.Toocool Arwana "Don't judge a book by its cover"atau "face can be deceiving" adalah merupakan ungkapan yang tepat. Dan ini memberikan pelajaran kepada saya agar tidak mudah sinis terhadap seseorang, apalagi orang yang baru dikenal. Yang kedua, buat kita-kita yang merasa memiliki mimpi namun belum atau merasa tidak lagi bisa mencapainya, saya rasa akan terlalu naif kalau kita berkata sudah terlambat, berhenti mengejarnya, gak pede, tidak lagi bisa berpindah jalur hidup, atau sudah takdir. Karena saya baru saja menyaksikan apa yang dikatakan iklan Adidas "Impossible is Nothing".

Pertanyaannya: Kira-kira menurut anda dia bisa menjuarai ajang itu gak ya?

Check the clip out:
http://www.youtube.com/watch?v=luRmM1J1sfg

Monday, April 13, 2009

Nonton Bareng F1 Yang Biqin Seneng

Hari minggu lalu (5/4/2009), saya mengikuti kesempatan nonton bareng F1 di hotel Sheraton Surabaya. Sebagai penggemar berat F1 saya datang lebih awal 1 jam dari jadwal pukul 15.00 karena takut membludaknya penonton. Tetapi ternyata setibanya disana saya menjadi orang kedua yang hadir disitu.Suasana nonton bareng yang berada di lantai dua ini belum seberapa ramai. Karena event ini diselenggarakan oleh Telkom Flexi, dan sesuai promonya 50 orang pertama pengguna produk flexi mendapatkan soft drink gratis saya pun memilih orange juice dari 4 pilihan rasa yag ditawarkan (kopi,teh, jus orang atau jus jambu beserta 1 mangkuk cemilan).



Well, jujur selain gratis selama nonton F1 kali ini yang paling berkesan, ketika masuk loungenya, saya langsung tersenyum lebar karena deretan kursi yang menyambut saya begitu cozynya. Luas dan Empuk.



Saya langsung mengambil tempat terdepan. Tepat dihadapan saya terdapat satu layar LCD didampingi 4 layar TV di sampingnya yang siap memanjakan mata kita.



Hadiah-hadiah doorprize sudah ditata rapi dipanggung seakan menunggu di jemput para F1 mania.



Sebelum acara dimulai saya sempat ditawari massage dari para pelayan hotel. Bahu yang pegel, dan rasa ingin tahu pijatan Sheraton saya pun langsung mrngiyakan tawaran itu. Cukup dengan Rp 20.000 maka saya pun sudah bisa menikmati pijatan selama 15 menit tersebut. Ahhh seger bener.



Oh ya, saya ingat betul, ketika saya ditanya aleh MC nya mengenai siapa jagoan saya, saya bilang saja Nick Hiedfield alasannya karena mobilnya lumayan dia juga pembalap hebat. Waktu itu sebagian orang meng-huuuuu pendapat saya.bahkan ada yang berkata "yang lumayan dipilih" Lucunya di akhir balapan yang dilanda hujan itu, quick Nick justru finish di posisi runer up. Kalau saja saya dikasih kesempatan untuk meng huuuu balik saya akan melakukan hal itu hehehehehe.

Btw, sutralah… semua perasaan puas itu terpuaskan dengan adanya door prize yang bisa dibawa pulang mulai dari tune up mobil gratis, stiker speedy, kaos Flexi, Topi Flexi, Mug Speedy, 2 handuk, tatakan gelas,hingga sarung HP. Luar biasa juga yah yang bisa dibawa pulang. Kaosnya tebel dan sudah saya pake jalan-jalan malah hehe kebetulan saya penyuka warna putih.




Acara race yang bersejarah, karena balapannya berlangsung dibawah 75% itu berakhir sudah. Semua orang baranjak pergi. Saya menemukan pemandangan yang mengaggumkan berikut ini dimana pada jaman dulu kita melihat hamparan sawah yang dipenuhi dengan padi yang menguning atau menghijau…kini kita melihat hamparan parkiran yang dipenuhi dengan sepeda motor . pemandangan ini begitu mengagumkan jika dilihat dari atas. makanya saya menyempatkan diri untuk mendapatkan gambar dari fenomena kehidupan ini.






Hhhmm gak sabar untuk menyaksikan nonton bareng f1 berikutnya…dan siapa tahu... mungkin kali ini saya bisa mendapatkan bayaran karena telah mempromosikan Hotel dan Perusahaan telekomunikasi diatas heheheh

Thursday, April 9, 2009

The Power Of Membaca




Anda orang yang super sibuk? Orang yang ngefans terhadap seseorang atau sesuatu? Orang yang ingin mengubah nasibnya? Atau mungkin orang yang ingin merubah SAE (tingkat kekentalan) otak anda? Jika jawaban anda “YA” maka saya sarankan anda untuk mulai rajin mengunjungi toko buku atau pun perpustakaan terdekat anda.




Tanpa kita sadari –dan seringkali kita menganggap enteng- kedua tempat itu memiliki kekuatan magis untuk menjadikan kita manusia lebih baik. Tentunya dengan mengunjungi sembari membaca buku yang tersedia di sana.

Mungkin ini adalah saran yang klasik dan kurang asyik. Ada sebagian orang yang mungkin berkata “mending gue hang out bareng temen dari pada ngadepin buku. The point is, gak harus 24 jam pantengin tuh buku atau tabloid, tapi at least 2 jam sehari anda punya sesuatu yang dibaca.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa membaca itu adalah sesuatu yang nikmat.

Dengan menyediakan waktu setidak-tidaknya 1 jam sehari untuk membaca dalam waktu 4 tahun kita bisa menjadi master dalam sesuatu hal baru. Orang-orang akan berdatangan untuk berkonsultasi yang ujung-ujungnya kita akan lebih, lebih secara financial maupun secara sosial. Lagi pula,orang kaya yang membaca buku kekayaannya lebih awet karena ia tahu apa yang harus dia lakukan dengan kekayaannya dan dia bisa memprediksi trend yang akan terjadi di masa depan. Kalau memang anda orang yang super sibuk, gunakan waktu makan siang anda yang satu jam yang tidak dipakai semuanya untuk makan. Gunakan waktu mangantri di dokter langganan anda untuk membaca, waktu menunggu klien anda, waktu diatas kendaraan (tentunya bukan anda pengemudi kendaraan tersebut hehe)dan sebagainya.




Salah seorang teman saya yang pernah berkesempatan berlibur ke Jepang menceritakan bahwa orang Jepang, ketika berangkat dan pulang kerja, saat berada diatas kereta, mayoritas dari mereka akan sibuk dengan mambaca. Kalaupun ada yang mengutak-atik handphone mereka, ternyata mereka sibuk membaca E-mail yang tidak sempat mereka baca ketika berada di tempat kerja mereka. So, mereka memanfaatkan betul waktu mereka tanpa melupakan membaca. Apakah mungkin ini yang menjadikan mereka negara yang maju? Sekadar info, jepang menjadi Negara yang paling maju di Asia walaupun sebelumnya pernah diluluhhlantakan oleh bom atom. Namun, setelah itu mereka bertindak cepat dengan menerjemahkan semua text book bahasa asing (Inggris)ke dalam bahasa Jepang. Hasilnya? anda bisa lihat dalam beberapa tahun terakhir ini penjualan serta produksi Toyota mulai meninggalkan GM (General Motors) yang dulunya tidak pernah absen memimpin pasar otomotif dunia. Padahal bisa dikatakan bahwa yang menemukan mobil itu orang amerika tapi sekarang, setiap kita berbicara mengenai otomotif, kiblat kita kalau bukan Eropa ya Jepang itu.

Ide-ide dan horizon baru muncul disaat kita merasa kita sudah punya cukup ide dan wawasan. Contoh horizon baru yang saya dapat dari membaca adalah untuk mengetik sebuah alamat URL yang berakhiran dengan .com, kita tidak perlu bersusah payah mengetik www. dan .com-nya tetapi kita cukup mengetik alamatnya (misalnya: fellowcity4friends)kemudian tekan tombol ctrl+enter maka browser akan langsung mengarahkan kita pada www.fellowcity4friends.com .Anda tahu dimana saya mendapatkan ilmu baru itu? Ternyata dari majalah Bobo, ya majalah anak-anak yang entah sekarang sudah sampai edisi keberapa itu.

berikut ini agar anda tidak terus menerus tinggal didalam tempurung. Apakah anda masih ingat akan urutan planet-planet galaksi Bima Sakti? Kalau masih ingat coba anda urutkan mulai dari yang terdekat dari matahari. Hah????!!! Anda masih memasukan Pluto sebagai salah satu planet?? Ini namanya anda masih tinggal di dalam tempurung (kalau seandainya kita semua kodok hehehe). In the early 21st century, however, many objects similar to Pluto were discovered in the outer solar system, notably the scattered disc object Eris, which is 27% more massive than Pluto. On August 24, 2006, the IAU defined the term "planet" for the first time. This definition excluded Pluto as a planet, and added it as member of the new category of "dwarf planet" along with Eris and Ceres. After the reclassification, Pluto was added to the list of minor planets and given the number 134340. A number of scientists continue to hold that Pluto should be classified as a planet. (http://en.wikipedia.org/wiki/Pluto)


Membaca buku di sebuah perpustakaan atau toko buku merupakan suatu keistimewaan tersendiri. Hal ini menjadi istimewa karena selain di surga atau neraka, hanya di tempat- tempat inilah kita bisa mengumpulkan orang kaya, orang sukses, nabi, penemu, orang mati, ahli kesehatan, anak-anak, benda-banda kesayangan kita, ahli computer, sinetron, para artis, ahli phsikologi, ahli marketing dll. didalam satu bangunan. Bayangkan kita bisa bertemu dengan Bill Gates, Olla Ramlan, Bob Sadino, The Cangcuters, Steve Jobs, Yesus Kristus serta didampingi oleh Mark Zuckerberg serta Soichiro Honda duduk seruangan dengan anda dan membagikan kisah hidup mereka kepada anda. Wah sungguh suatu moment langka yang bisa diwujudkan di dunia nyata ini bukan? Dan ini tentunya bisa mengobati dahaga para fans masing-masing.

Nah, buat anda yang merasa otaknya kekentalan bisa mulai mencoba untuk membuka diri dengan bacaan yang ada disekitar anda. Ketika anda membaca sesuatu, cobalah untuk berhenti sejenak dan pikirkan, bahwa selama anda membaca, pikiran anda ikut memvisualisasikan apa yang anda baca. Sehingga kita lebih mudah dalam memahami sesuatu. Membaca buku membuat imajinasi kita berkesempatan untuk bermain dan berlari2. Karena sering memiliki kesempatan bemain dan berlari, pikiran menjadi rileks dan sehat; yang pada akhirnya berimbas pada “keenceran” otak hehehe. Dan, hal ini yang tidak dimiliki oleh media televisi karena televisi sudah memvisualisasikannya untuk kita sehingga otak kita jarang untuk bisa dipakai berimajinasi ketika kita menonton televisi.

Membaca juga bisa membantu kita dalam manghadapi situasi dan kondisi darurat, ibu rumah tangga jadi tahu tindakan apa yang harus diambil ketika bayinya tersedak makanan. Kita jadi tahu langkah-langkah apa yang harus diambil ketika suasana yang berada diluar kuasa kita menimpa –misalnya bencana alam.

Satu hal terakhir yang saya anggap luar biasa dari membaca adalah kemampuannya untuk tidak hanya mempercantik tapi juga mempercanggih diri kita. Rata-rata penulis buku (yang berkualitas) adalah orang yang usianya kurang lebih 35 tahun. Dan buku-buku yang mereka tulis biasanya berdasarkan pengalaman mereka atau dari apa yang mereka pelajari. Ini berarti, membaca 1 buku sama dengan menambah pengalaman kita selama 35 tahun. Apa yang terjadi jika mampu membaca 10 buku, 100 buku, 1000 buku bahkan lebih? Betapa mutkhirnya kita?

Membaca bisa dari sumber mana saja. Terserah anda. Yang pasti dengan membca hidup jadi lebih mudah. Contoh, seorang loper koran mampu mendapatkan 500 juta rupiah dari mengikuti kuis Who wants to be a millionaire. Ketika ditanya Tantowi Yahya dari mana dia mendapatkan pengetahuan yang luar biasa luas itu? Jawabannya adalah Koran bekas yang dia jual setiap harinya. His life will never be the same again.

Mulailah membuka halaman …

Thursday, February 19, 2009

Berapa Unit Sih Kira-Kira Jumlah Taksi Blue Bird Yang Ada di Surabaya?


Anda berdomisili di Surabaya dan sekitarnya yang sering menggunakan jasa taksi? Ato anda jarang atau bahkan tidak pernah menggunakan jasa pelayanan taksi ? pernahkah muncul pertanyaan dalam benak anda tentang berapa unit taksi, khususnya taksi Blue Bird(karena taksi ini yang paling sering kita lihat) yang ada di Surabaya? iseng banget yah pertanyaannya? tapi it's oke saya memang terlahir untuk iseng.

Well, beberapa hari lalu saya mendapat pesanan untuk berbelanja ke daerah Kedungdoro. Karena barang yang akan saya beli tidak bisa diangkut dengan sepeda motor, saya memutuskan untuk berangkat dengan taksi.
Sayapun memutuskan untuk memanggil taksi yang didominasi kelir biru muda itu. Alasannya karena tempat mangkalnya dekat dengan perumahan tempat tinggal saya.
Setelah beberapa meter keluar dari portal perumahan, kami melewati salah satu taxi dari perusahaan yang sama yang sedang parkir. Dalam benak saya timbul pertanyaan, “kok kenapa yah bukan taksi yang terdekat yang sedang parkir ini yang dipanggil oleh operatornya?”

Ternyata jawabannya setelah saya tanya ke sopir taksi yang saya tumpangi ini adalah…operator malaui system GPS(Global Posisioning System) akan mencari dan menghubungi taksi yang bergerak yang terdekat ke lokasi si pelanggan taksi. Ooo pantes saja bukan taksi didekat rumah yang menjemput saya tapi taksi yang lumayan jauh karena taksi yag didekat rumah dalam posisi diam atau tidak bergerak.hhhmm saya jadi paham soal system pangil mamanggil mereka. Dan dengan system ini pula mereka selalu tahu dimana unit-unit taksi mereka berada.

Kemudian untuk mendepak rasa bosan, dalam perjalanan yang cukup jauh timbul pertanyaan-peranyaan iseng dari saya kepada supir taksi itu. Kebetulan supir taksi ini orang yang talkative. Hehe walaupun logat kami tidak nyambung-saya berlogat Kupang dan dia berlogat suroboyoan yang kental- seya mulai bertanya.
“Pak, kayaknya dimana –mana selalu ada taksi Blue Bird, emang ada berapa unit sih kira-kira di Surabaya ini?”

Tanpa iklan (seperti di acara kuis2 tv :)), dia menjawab kalau ternyata di Surabaya ini ada sekitar 800 (delapan ratus unit) taksi Blue Bird! Busyeet! Bisa kebayangkan kalo pas parkir butuh lapangan seluas apa tuh? Heheh kalo yang itu gak usah kwatir…mereka tidak semuanya beroperasi pada waktu yang bersamaan alias ada sitem siftnya. Ada yang keluar nya mulai jam 12 malam, ada yang mulai beroperasinya setiap pagi jam 8. yang beroperasi pada jam 8 pagi harus menyetor hasilnya pada pukul 12 malam dan begitu juga yang beroperasi pada jam 12 malam harus menyetor hasilnya pada jam 2 siang keesokan harinya. Lagi pula mereka mereka punya tiga pool yang cukup luas. Satu di Dinoyo yang baru (yang selalu ada spanduk cari sopirnya), satunya di Kenjeran dan yang satu lagi-maaf- saya lupa dimana hehehe.

Trus kalo taksi-taksi yang mangkal di hotel-hotel dan mal-mal itu gimana? Ternyata si perusahaan taksi harus membaya sewa tempat kepada pihak mal atau hotel untuk dapat menjejerkan taksi-taksi mereka disana. Wajar saja kalo di suatu hotel atau mal hanya ada satu jenis taksi atau ada beberapa taksi tapi tempat ngumpulnya yang beda.jadi itu bukan atas inisiatif para supir saja.
Dari jawabannya saya juga jadi tahu bahwa mereka boleh mangkal di mana aja (tempat mangkal groupnya) tanpa ada pembagian wilayah.

Lalu muncul lagi pertanyaan di kepala saya, “Pak…aku sering liat supir-supir taxi tidur di pingggir jalan, apa gak ada waktu libur yah buat supir taxi?” ooo ternyata saya salah. Supir taxi bukanlah “supir” becak. Supir taksi juga dikasih hari libur layaknya orang kantoran. Ada yang liburnya 2 hari seminggu, ada yang sehari seminggu. Istilahnya si pak supir taxi 5-2 sama 6-1.

Dan yang menarik disela-sela obrolan itu saya jadi teringat akan satu pertanyaan yang sering menggugah hati saya. Pertannyannya adalah “berapa sih pendapatan para supir taxi?”. Pertanyaan ini saya anggap menggugah hati saya karena setiap kali saya menumpang taxi sembari ngobrol bareng supirnya mereka selalu mengeluhkan pandapatan mereka. Walaupun mereka kerjanya “dalam ruangan ber AC” dan punya hari kerja seperti orang kantoran, ternyata pendapat mereka tidak sepasti orang kantoran. Gaji mereka adalah 30% persen dari pendapatan mereka hari itu. Jadi kalau misalnya mereka jari itu bisa dapat Rp 200.000 maka meraka sudah bisa membawa pulang Rp 60.000. wah lumayan yah? Satu bulan saja sudah sudah sekita 1.300.000 an dong? Eeiit tunggu dulu ternyata tidak semudah itu karena uang bahan Bakar menjadi tanggung jawab mereka. Jadi kalo setiap harinya bahan bakarnya Rp 100.000 yang ada mereka nombok Rp 40.000. belum lagi kalo ditambah uang makan-minum,rokok, plus uang buat keluarga. mmm susah juga yah jadi supir Taksi? Makanya gak heran kalo banyak supir taksi yang datang dan pergi. Dan gak heran juga kallau ketika kita menonton film-film Hollywood banyak orang yang setelah menggunakan jasa taksi akan berkata “keep the change”.

Semoga yang akan datang, disaat saya menggunakan jasa taksi sudah tidak terdengar lagi keluhan mengenai pendapatan yang kurang. Itu artinya semakin banyak orang di Surabaya yang menggunakan jasa taksi. Dan juga banyak yang pendapatannya meningkat sehingga salalu bilang keep the change hehehe.

Sekedar info:
-Untuk perjalanan taksi dari Raya Juanda ke Kedungdoro saya merogoh kocek sebesar Rp 59.900an.
Argo menunjukan angka 30.000an ketika saya sampai di depan Giant A.Yani
Info ini mungkin bisa bermanfaat buat orrang yang kebetulan ingin pergi ke tujuan yang sama dengan saya dengan menggunakan jasa taksi.
- Ini bukan promosi suatu perusahaan taksi tertentu. kebetulan waktu itu taksi yang saya panggil adalah taksi Blue Bird jadi ide untuk menulis ini muncul begitu saja.

Thank You

Singkatan Dari Bahasa Jawa

JAWA MODE ON :

Selain lembaga pemerintahan, kebiasaan singkat menyingkat juga berlaku
untuk tag line suatu daerah.

Solo Berseri, Jogja Berhati Nyaman, Temanggung Bersenyum, Cilacap
Bercahaya, Klaten Bersinar, semuanya adalah singkatan. Juga untuk
menyebut suatu kawasan, yang katanya akan menjadi suatu kawasan yang
unggul dan berkembang.
Bermula dari Jabotabek, eh sekarang Jabodetabek.

Muncul pula Gerbangkertosusila( Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya ,
Sidoarjo, Lamongan),
Barlingmascakeb( Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen),
Pawonsari Bakulrejo (Pacitan Wonogiri Wonosari, Bantul, Kulon Progo,
Purworejo),
atau Joglosemar(Jogja Solo Semarang).

Beruntung tidak ada yang membalik urutannya menjadi Semarang Solo Yogya,
disingkat menjadi Semar Loyo.
Mungkin di masa mendatang akan muncul juga Dibalang Sendal (Purwodadi,
Batang, Pemalang, Semarang , Kendal), (dibalang sandal = dilempar sandal)
atau Kasur Bosok(Karanganyar, Sukoharjo, Boyolali, Solo, Klaten) -kasur
bosok=kasur busuk).
Asal jangan Susu Mbokde (Surakarta , Sukoharjo, Mboyolali, Kartasura,
Delanggu)
atau Tanteku Montok (Panjatan, Tegalan, Kulwaru, Temon, Toyan, Kokap) -
ini kawasan Jogja.

Anak-anak muda Jogja tidak kalah kreatifnya untuk ikut-ikutan menyingkat
nama tempat.
Sebut saja Amplas untuk Ambarukmo Plaza , atau Jakal (Jalan Kaliurang),
Jamal (Jalan Magelang).
Kalau anda sekolah di SMA 6, bisa nyombong kalau sampeyan sekolah di
Depazter alias Depan Pasar Terban. atau STM Pembangunan Yogyakarta
disingkat menjadi Stembayo

Bahkan, dari pusat kota Jogja, sangat mudah untuk mencapai Paris
(Parangtritis) ,
atau Pakistan (Pasar Kidul Stasiun alias Sarkem/Pasar Kembang), Jerman
(Jejer Kauman = sebalah Kauman) bahkan Banglades (Bangjo Lapangan
Denggung Sleman).

Anda seorang yang ringan tangan, suka membantu, tidak pernah menolak
untuk dimintai tolong? Berarti anda layak menyandang nama Willem Ortano,
alias Dijawil Gelem Ora Tau Nolak.(dijamah mau tidak pernah nolak)
Atau kalau anda pintar omong, jualan obat, meyakinkan orang dengan
omongan anda yang nggak karuan bener salahnya, maka jangan marah kalau
anda dipanggil sebagai Toni Boster,alias Waton Muni Ndobose Banter (asal
bunyi bohongnya besar)

dan masih banyak lagi singkatan2 ataupun plesetan yg lain
ayo apa lagi daku lupa nih singkatan ala oang Jogja / Jawa.......
barangkali aja nanti bisa di jadikan kamus singkatan bahasa jawa

Identical Twins

Drunk Story Of The Month

A drunken man walks into a biker bar, sits down at
The bar and orders a drink.
Looking around, he sees three men sitting at a
Corner table. He gets up, staggers to the table,
Leans over, looks the biggest, meanest, biker in
The face and says: 'I went by your grandma's house
Today and I saw her in the hallway buck naked.
Man, she is one fine looking woman!'
The biker looks at him and doesn't say a word. His
Buddies are confused, because he is one bad biker
And would fight at the drop of a hat.
The drunk leans on the table again and says: 'I got
It on with your grandma and she is good, the best I
Ever had!'
The biker's buddies are starting to get really mad
But the biker still says nothing.
The drunk leans on the table one more time and says,
'I'll tell you something else, boy, your grandma
Liked it!'
At this point the biker stands up, takes the drunk
By the shoulders looks him square in the eyes and says....................



'Grandpa;....... Go home! You're drunk.

Saturday, February 7, 2009

Spare Part Motor Asli Anda Ditukar Spare Part Palsu


Ini merupakan pengalaman yang menurut saya patut dibagikan. beberapa bulan yang lalu, saya mencoba untuk menyervice motor saya di sebuah bengkel dekat rumah saya di daerah Tropodo, Sidoarjo. Bengkel itu saya pilih karena berdekatan dengan salon langganan saya. Lagi pula, sudah beberapa tahun belakangan saya memang malas ke bengkel resmi. Alasannya karena selain lebih mahal, servicenya ternyata sama saja dan yang lebih gak enak lagi saya tidak bisa leluasa memberitahu masalah motor saya kepada mekanik karena biasanya pemilik motor hanya bisa menunggu di sebuah ruangan khusus. Padahal kan yang tahu masalah motor kan kita pemakai motor bukan mekaniknya?

Kembali ke masalah spare part tadi, singkat cerita, saya dengan PDnya menyervis motor saya di situ. Motorpun saya percayakan kepada mekanik bengkel itu dan saya pun berlalu ke salon untuk memotong rambut saya yang mulai memanjang (dan memutih :)). Sekitar 30 menit kemudian saya sudah selesai dengan urusan rambut, service motor saya bayar, motor saya start dan saya pun berlalu meski ketika itu motor saya terasa agak aneh (lebih enakan sebelum disservice) namun saya pikir itu hal yang wajar.

Hari-hari berlalu motor saya terasa semakin gak enak. Saya mulai berpikir unutk ganti oli dan service. Kali ini saya memilih bengkel lain yang lebih besar untuk service motor saya. Betapa shock nya saya ketika si mekanik mengatakan bahwa spuyer motor saya sudah diganti dengan spuyer motor Astrea Prima.namun saya tidk percaya begitu saja, saya mencoba bengkel yg lain. Ternyata mekaniknya pun mempunyai berita buruk yang sama. Saya merasa telah dirugikan oleh bengkel yang pertama tadi. Saya telah melakukan hal bodoh. Akibatnya, saya harus merogoh uang sebesar enam puluh ribu untuk mengganti spuyer yang tidak dijual di took onderdil motor itu. Di tambah biaya service dan parbaikan sudah sekitar 100 ribuan. Coba-coba itu memang mahal harganya. Untungnya Cuma spuyer yang dig anti. Coba kalau lain-lainnya ikut diganti? Hhmmm lumayan yah kalo di pake makan?. Semoga saya bisa memetik pelajaran dari kejadian ini. Begitu pula dengan teman-tema yang membacanya.


Tips dari saya ketika menyervice motor anda:

1.Pergilah ke tempat service resmi biar mahal tapi aman apalagi kalo masih ada service gratisnya.

2.Kalau memang ingin service di bengkel non resmi, carilah bengkel yang besar dan ramai. Karena biassanya servicenya memuaskan, bisa dipercaya, mekaniknya bagus dan harga terajangkau.

3.Yang terakhir dan yang terpenting, jangan pernah meninggalkan motor anda sendirian bersama mekanik yang tidak anda kenal dan perhatikan ketika mereka melakukan service pada motor anda agar tidak terjadi kecurangan-kecurangan seperti diatas.