Setelah siang tadi sibuk "berjuang" untuk mendapatkan gelar "Tunangan", malamnya saya menunaikan agenda no 2 dari tujuan saya ke Tangerang yaitu nonton Fast Furious 7 bareng Tunangan saya. Ini kesempatan bagus karena di Kupang kami tidak memiliki jaringan bioskop dan berhubung ini adalah film action maka sudah patut kiranya eksekusi nontonnya di Bioskop.Hmmm asyeeek...
Kami pun segera meluncur ke Summarecon Mall Serpong untuk melihat Dominic Toretto dan kawan-kawan beraksi. Setibanya di bioskop, saya agak terkagum dengan larisnya film ini. sudah seminggu berlalu sejak pertama kali film ini diluncurkan di Indonesia namun animo penonton masih tinggi untuk menyaksikan film ini. Dari 5 studio yang ada, 3 studio diantaranya menayangkan Fast Furious 7 (FF7) dan lagi di semua jadwal tayang, semua kursi hampir terisi penuh. Bayangkan!
Apa yang sebenarnya semua penonton ini ingin saksikan?
Saya sendiri tidak tahu apa yang ingin orang lain saksikan, tapi untuk saya pribadi ada beberapa hal yang ingin saya lihat di film yang memecahkan rekor baru dengan penghasilan USD 1 miliar (Rp. 12,83 Triliun) hanya dalam waktu 17 hari. For Your information, rekor ini mengalahkan 3 film lain yakni The Avengers, Avatar, serta Harry Potter And The Deadly Hollows: Part 2 yang mencapai angka penjualan di atas dalam tempo 19 hari (*Jawa Pos 20/4/2015).
Yang paling pertama yang ingin saya saksikan adalah 3 peran Antagonistnya, Deckard Shaw (Jason Statham), Jakande (Djimon Hounsou), dan Kiet (Tony Jaa). kali ini Brian O'conor and the gang benar-benar ketemu lawan yang setimpal. Atau dalam ungkapan bahasa Kupangnya "Nae katumu Batu". Dan Benar adanya, para jagoan Fast and Furious kali ini di buat kocar-kacir oleh Deckard Shaw. Ini yang saya anggap seru, karena Jason Statham kalau mau dibilang memang dedengkotnya film-film yang bertemakan balapan dan kecepatan berkendara mobil. Death Race, Italian Job, The Expandable 1,2,3 Serta Transporter 1,2,3 adalah film yang ada Jason Statham nya dan dia yang jadi Tukang Sopirnya disitu. Gak heran kalo casting di FF7 ini saya bilang pas banget dan Seru abis tentunya. Saking serunya, di pertengahan film ini saya sempat bertanya, Jika memang nanti ada FF8, ada gak ya yang bisa menggantikan Jason Statham jadi peran antagonistnya? karena saya merasa Jason itu sudah Ultimate Bad Guy nya. Selanjutnya, saya melihat Djimon Hounsou lebih ke prestasinya di dunia akting. Ia merupakan nominator oscar di dua film in America (2002) dan Blood Diamond (2006). Di samping itu, raut wajahnya memang "penjahat" banget hehehe. Kemudian ada Tony Jaa yang merupakan salah satu bintang laga favorit saya karena gaya tarungnya yang khas dan original di Ong Bak 1,2, 3 dan The Protector 1,2 . Selain itu, saya suka tema-tema film yang dia perankan karena kebanyakan bersifat bela negara atau bela warisan budaya. Jadi seru ketika Paul Walker harus berhadapan dengan Tony Jaavyang berperan sebagai penjahat di film berbahasa Inggris pertamanya .
Yang kedua dari rasa penasaran saya adalah bagaimana teknik Computer Generated Imagery (CGI) mampu mengisi atau menggantikan peran yang di mainkan oleh mendiang Paul Walker? ternyata secanggih apapun tekniknya wajah Paul Walker belum dapat digantikan dengan baik. Adapan saya bertanya di bagian mana teknik ini dipakai untuk menggantikan peran Mendiang Paul Walker. Dan saya rasa mungkin ini pula penyebab banyak orang berbondong-bondong ke bioskop untuk melihat film terakhir yang Paul Walker perankan. Masuk akal juga, Jika pada penghujung film, di bagian Tribute to Paul, banyak penonton, terutama yang mengikuti kisah film ini dari seri-seri Franchise sebelumnya,jadi meneteskan air mata di penghujung FF7 ini. mereka kehilangan sosok Paul.
Berikutnya yang saya amati dari franchise film ini sehingga mampu bertahan hingga film yang ke 7 tanpa sepi penonton adalah pesan nilai atau value tentang arti pentingnya keluarga. Serta hubungan kekeluargaan yang akrab. Dan hal ini bukan hanya terjadi di dalam cerita film ini saja tapi juga berlanjut hingga ke kehidupan nyata para pemeran Fast and Furious ini. Mereka sangat terpukul dan kehilangan Paul Walker hingga ke kehidupan nyata mereka. Hemat saya, Inilah yang membedakan Franchise Fast and Furious dari film-film action atau kebut-kebutan lainnya. Saya ingat sekali sepenggal dialog Dominic Toretto yang berbunyi "I don't have Friends. I've got Family." dan ini diperkuat oleh lirik soundtrack yang dibawakan Wiz Khalifa Feat. Charlie Puth:
"First you both go out your way
And the vibe is feeling strong
And what's small turn to a friendship
A friendship turn to a bond
And that bond will never be broken
And the love will never get lost (and the love will never get lost)
And when brotherhood come first
Then the line will never be crossed
Established it on our own
When that line had to be drawn
And that line is what we reach
So remember me when I'm gone (remember me when I'm gone)
How could we not talk about family when family's all that we got?
Everything I went through you were standing there by my side
And now you gon' be with me for the last ride" .
And the vibe is feeling strong
And what's small turn to a friendship
A friendship turn to a bond
And that bond will never be broken
And the love will never get lost (and the love will never get lost)
And when brotherhood come first
Then the line will never be crossed
Established it on our own
When that line had to be drawn
And that line is what we reach
So remember me when I'm gone (remember me when I'm gone)
How could we not talk about family when family's all that we got?
Everything I went through you were standing there by my side
And now you gon' be with me for the last ride" .
Btw, Talking about the Soundtracks, semua soundtracknya Kena banget sama jalan cerita, lokasi and set nya. So, two Thumbs up buat lagu-lagunya.
Di Penghujung dari ulasan saya mengenai film berdurasi terpanjang dari franchise Fast and Furious ini (2 jam 17 Menit) adalah mobil-mobilnya. Sebagai seorang pria, ada perasaan tersendiri yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata ketika menyaksikan mobil Lykan HyperSport sang pangeran, atau kemunculan kembalinya 1970 Dodge Charger R/T nya Dominic Toreto Serta 1989-94 Nissan Skyline GT-R R34 Bryan O'conor, atau 2014 Maserati Ghibli nya Deckard Shaw, dan lain-lain seperti 2011 Bugatti Veyron,Ferarri 458 Italia, 2011+ Subaru Impreza WRX STi not to mention Drone militernya...Coooll....
Dan yang paling terakhir adalah pertarungan duelnya antara Jason Statham- the Rock, Jason-Vin, Tony Jaa-Paul, Ronda Rousey-Michelle Rodriguez. Satu kata buat pertarungan duel mereka: Berkelas!
Demikian sedikit review dari saya sambil menunggu FF8 dan ulasan saya berikutnya. Daaaaggghhh