Thursday, September 19, 2013

Nasi Pecel Di Kupang (Aslinya Jawa Timur, Suasananya Jogjakarta, Sentuhannya Kupang)

Malam ini, setelah seharian menjalani full activities, muncul keinginan Saya untuk mencoba sesuatu yang baru. Setelah sejenak berpikir, saya akhirnya memutuskan untuk mencoba Nasi Pecel                   (Pecel merupakan salah satu warisan kuliner Indonesia, khususnya seni kuliner Jawa yang berbahan dasar sayur-sayuran rebus yang dihidangkan dengan bumbu kacang. Wikipedia)
yang katanya temen2 lumayan menggoyang lidah. Tentunya hal ini selain akan mengeliminasi rasa lapar saya, akan mengeliminasi pula rasa penasaran saya. Kayak apa sih makan makanan yang khas Jawa Timur di Kupang-NTT? yuuukk....
Kali ini, pilihan nasi pecel berlokasi di Kuanino tepatnya berada di depan Hotel Flobamor. Saya langsung berkendara dengan sepeda motor hitung-hitung sekalian mencari udara segar...
Setibanya di sana, saya langsung memesan satu porsi dengan menu telur dadar dan empal tak lupa Teh hangatnya. Pada suapan pertama...rasa bumbu kacangnya serta sayuranya langsung mengingatkan saya pada Pecel/Rawon langganan Saya di Pasar Pucang Surabaya. Sembari mengunyah, saya mulai tersenyum sendiri karena membayangkan kalau ini merupakan suatu moment special yang langka. Saya bilang spesial karena saya memakan makanan khas Jawa Timur/ Surabaya. Dengan suasa Jogjakarta karena makanya Lesehan di emperan Toko mirip ketika menikmati Gudeg khas Jogja di Jalan Solo. Dan yang paling Special adalah pecelnya pedes hhmmm kalo yang ini saya bilang "sentuhan" Kupang banget. Karena rasa pedes itu merupakan saudara kembarnya orang Kupang (kapan2 kita bahas tentang pedesnya orang Kupang). Selain itu, Sentuhan khas Kupang yang lainnya yang tidak ditemukan di Jogja maupun Surabaya adalah kita bisa menikmati makanan kita tanpa harus "keganggu" para pengamen. Kalau mau dibilang, gak sia-sia juga orang Kupang itu bergengsi tinggi. Kita yang penikmat makanan pinggir jalan jadi tentram. O iya buat anda yang mementingkan kebersihannya, disaat menikmati Pecel pesanan saya, saya juga sempat memperhatikan ternyata piring dan sendoknya dicuci dengan bersih menggunakan sabun dan airnya diganti.So, ini salah satu malam spesial saya. Menikmati Pecel Jawa Timur dengan Suasana Jogja tapi makannya di Kupang dan dengan Sentuhan Kupang. I love this life. You? 

0 comments: